Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atas keberhasilan pelaksanaan Program E-Learning ASN Berintegritas. Program tersebut dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai integritas di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Capaian tersebut semakin istimewa karena jumlah peserta program mampu melampaui target yang telah ditetapkan hingga mencapai 289,8 persen.
Program E-Learning Lampaui Target
Program E-Learning ASN Berintegritas yang dijalankan Pemprov Jawa Tengah mencatat partisipasi peserta yang jauh melebihi target awal. Tingginya antusiasme ASN menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan pemahaman mengenai nilai integritas dan pencegahan korupsi.
Keberhasilan ini menjadi indikator positif dalam upaya membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel di lingkungan pemerintahan.
KPK Berikan Apresiasi
Atas capaian tersebut, KPK memberikan penghargaan kepada Pemprov Jawa Tengah sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat integritas ASN.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas berbagai inovasi yang dilakukan Pemprov Jateng dalam mendukung upaya pencegahan korupsi melalui pendidikan dan pembelajaran berbasis digital.
Perkuat Budaya Integritas ASN
Program E-Learning ASN Berintegritas dirancang untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai etika, integritas, serta pencegahan praktik korupsi di lingkungan kerja.
Melalui pembelajaran digital, ASN diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen Wujudkan Tata Kelola Bersih
Keberhasilan program ini mempertegas komitmen Pemprov Jawa Tengah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Dengan penguatan integritas yang berkelanjutan, diharapkan kualitas pelayanan publik semakin meningkat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Meta Description: Pemprov Jawa Tengah meraih penghargaan dari KPK atas keberhasilan Program E-Learning ASN Berintegritas yang melampaui target peserta hingga 289,8 persen.
