Pemerintah Kota Semarang terus mempercepat berbagai persiapan menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meresmikan Agro Eduwisata Masjid Agung Semarang sebagai ikon baru yang memadukan wisata pertanian, edukasi, dan nilai-nilai religi.
Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik kota sekaligus memberikan pengalaman baru bagi para tamu yang akan hadir selama pelaksanaan MTQ Nasional 2026.
Ikon Wisata Baru Kota Semarang
Agro Eduwisata Masjid Agung Semarang dikembangkan sebagai destinasi yang tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menawarkan edukasi mengenai pertanian dan pemanfaatan ruang hijau. Konsep tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi Kota Semarang sebagai kota tujuan wisata.
Keberadaan kawasan ini juga diharapkan mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan untuk mengenal lebih dekat potensi pertanian perkotaan yang dikembangkan secara berkelanjutan.
Dukung Persiapan MTQ Nasional
Peresmian Agro Eduwisata menjadi salah satu bagian dari rangkaian persiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI 2026. Pemerintah daerah terus melakukan pembenahan berbagai fasilitas pendukung agar penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut dapat berjalan dengan baik.
Selain kesiapan infrastruktur, pengembangan destinasi wisata juga menjadi perhatian agar para peserta dan pengunjung memiliki pilihan lokasi yang dapat dikunjungi selama berada di Semarang.
Perkuat Promosi Wisata dan Edukasi
Agro Eduwisata Masjid Agung Semarang diharapkan menjadi sarana promosi yang memperkenalkan potensi wisata religi, pertanian, dan edukasi dalam satu kawasan terpadu. Kehadirannya juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata.
Dengan percepatan berbagai persiapan, Pemerintah Kota Semarang optimistis dapat menyambut MTQ Nasional XXXI 2026 secara maksimal. Agro Eduwisata Masjid Agung Semarang menjadi salah satu simbol kesiapan kota dalam menghadirkan fasilitas yang tidak hanya mendukung penyelenggaraan acara nasional, tetapi juga memperkuat identitas Semarang sebagai kota yang mengembangkan wisata berbasis edukasi dan keberlanjutan.
