Seniman tari asal Banjarnegara, Maryati, menerima Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam melestarikan seni budaya daerah. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pengabdiannya yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade di dunia seni tari.
Selama lebih dari 30 tahun, Maryati konsisten mengembangkan dan memperkenalkan berbagai karya tari tradisional, termasuk Tari Kidung Serayu yang menjadi salah satu identitas budaya Banjarnegara. Kiprah tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap upaya pelestarian budaya di Jawa Tengah.
Tiga Dekade Mengabdi untuk Seni Tari
Maryati dikenal sebagai sosok yang terus mendorong generasi muda untuk mengenal dan mencintai seni tari tradisional. Melalui berbagai kegiatan pelatihan, pertunjukan, hingga pembinaan komunitas seni, ia aktif menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah.
Dedikasi yang panjang tersebut menjadikan Maryati sebagai salah satu tokoh seni yang berperan penting dalam memperkuat eksistensi tari tradisional di tengah perkembangan zaman.
Tari Kidung Serayu Jadi Identitas Budaya
Salah satu karya yang melekat dengan perjalanan Maryati adalah Tari Kidung Serayu. Tarian ini tidak hanya menjadi media ekspresi seni, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat yang berkembang di wilayah Banjarnegara.
Melalui berbagai penampilan di tingkat daerah maupun nasional, Tari Kidung Serayu semakin dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Jawa Tengah.
Penghargaan untuk Pelestarian Budaya
Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2026 menjadi bentuk penghormatan kepada para pelaku seni yang terus menjaga keberlangsungan budaya lokal. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi lebih banyak seniman untuk terus berkarya sekaligus mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya.
Bagi Maryati, penghargaan ini menjadi penanda atas perjalanan panjang dalam dunia seni tari. Dedikasinya membuktikan bahwa pelestarian budaya membutuhkan komitmen, konsistensi, dan semangat untuk terus memperkenalkan kekayaan tradisi kepada masyarakat luas.
