Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Gubernur Ahmad Luthfi membuka peluang pemanfaatan aset milik pemerintah daerah agar dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang dikelola perempuan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelaku usaha terhadap fasilitas pendukung, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka peluang yang lebih besar untuk memasuki pasar ekspor.
Penguatan UMKM Perempuan Jadi Prioritas
UMKM yang dikelola perempuan dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah mendorong agar IWAPI menjadi mitra strategis dalam meningkatkan daya saing anggotanya melalui pelatihan, pendampingan, dan perluasan jaringan usaha.
Dengan dukungan yang lebih terarah, pelaku UMKM perempuan diharapkan mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar pasar nasional maupun internasional.
Pemanfaatan Aset Daerah untuk Produktivitas
Peluang pengelolaan aset pemerintah menjadi salah satu bentuk dukungan nyata bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Aset yang dimanfaatkan secara produktif dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas aktivitas bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Pemanfaatan tersebut juga diharapkan memperkuat ekosistem UMKM sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Dorong UMKM Menembus Pasar Ekspor
Selain memperkuat pasar domestik, sinergi antara Pemprov Jawa Tengah dan IWAPI diarahkan untuk membuka akses menuju pasar internasional. Produk-produk unggulan hasil karya pelaku UMKM perempuan diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing di pasar ekspor.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis penguatan UMKM perempuan akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
