Bupati Grobogan Setyo Hadi meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) meningkatkan kinerja dan tidak terus bertahan di zona nyaman. Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perusahaan daerah agar mampu memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pembangunan daerah.
Perhatian khusus diberikan kepada BUMD yang masih mengalami defisit. Setyo Hadi menargetkan perusahaan-perusahaan tersebut dapat melakukan pembenahan secara bertahap hingga mampu memperbaiki kondisi keuangan dan mencatatkan surplus.
BUMD Diminta Tinggalkan Zona Nyaman
Setyo Hadi menekankan pentingnya peningkatan kinerja dalam pengelolaan BUMD. Perusahaan daerah dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi juga mampu melihat peluang dan melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang menghambat perkembangan usaha.
Menurutnya, kondisi yang relatif nyaman tidak seharusnya membuat manajemen berhenti melakukan inovasi. Peningkatan efisiensi, kualitas pelayanan, serta pengelolaan usaha menjadi sejumlah aspek yang perlu terus diperhatikan agar BUMD dapat berkembang secara berkelanjutan.
Perusahaan Defisit Didorong Segera Berbenah
BUMD yang masih mencatatkan kinerja keuangan kurang baik menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Kondisi defisit diharapkan tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa strategi perbaikan yang jelas.
Setyo Hadi mendorong jajaran manajemen untuk mengidentifikasi penyebab persoalan dan menyusun langkah pembenahan. Evaluasi terhadap kegiatan usaha, pengelolaan biaya, serta optimalisasi sumber pendapatan dapat menjadi bagian dari proses menuju kondisi keuangan yang lebih sehat.
Target BUMD Berubah dari Defisit Menjadi Surplus
Pemerintah Kabupaten Grobogan menargetkan adanya perubahan positif pada BUMD yang masih mengalami defisit. Perusahaan daerah diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sehingga secara bertahap dapat beralih menuju kondisi surplus.
Target tersebut membutuhkan komitmen dari jajaran manajemen dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan perusahaan. Kinerja BUMD juga perlu diukur secara berkala agar setiap perbaikan dapat terlihat dan persoalan baru dapat segera ditangani.
BUMD Diharapkan Beri Kontribusi bagi Daerah
BUMD memiliki posisi penting dalam mendukung perekonomian daerah. Selain menjalankan fungsi pelayanan tertentu, perusahaan daerah juga diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui kinerja usaha dan pengelolaan sumber daya yang profesional.
Dorongan untuk meninggalkan zona nyaman menjadi bagian dari upaya memperkuat peran tersebut. Dengan tata kelola yang lebih baik, inovasi, dan evaluasi berkelanjutan, BUMD Grobogan diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
