Meriah!! Karnaval Budaya Oleh Santri Ponpes Sunan Giri Salatiga

Suasana meriah dan penuh warna menyelimuti Kota Salatiga saat para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Giri menggelar karnaval budaya. Kegiatan ini sukses menarik perhatian masyarakat karena menampilkan ragam budaya Nusantara yang dikemas secara kreatif dan edukatif. Karnaval tersebut menjadi ajang ekspresi seni sekaligus sarana dakwah kultural yang menggugah antusiasme warga dari berbagai kalangan.

Ratusan santri turut ambil bagian dalam karnaval dengan mengenakan kostum adat dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari pakaian adat Jawa, Sunda, Minangkabau, Bali, hingga busana khas Kalimantan dan Papua, semuanya ditampilkan dengan penuh semangat. Tidak hanya kostum, para santri juga menampilkan atraksi seni tradisional seperti tarian daerah, musik tradisional, dan teatrikal budaya yang memukau penonton.

Pimpinan Ponpes Sunan Giri Salatiga menyampaikan bahwa karnaval budaya ini merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi para santri. Melalui kegiatan ini, santri diajak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya bangsa. Menurutnya, pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai kebangsaan dan toleransi.

Karnaval budaya dimulai dengan arak-arakan santri yang menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Salatiga. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan penampilan para santri. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel, bahkan tak sedikit yang memberikan tepuk tangan dan sorakan sebagai bentuk apresiasi.

Selain menampilkan budaya Nusantara, karnaval ini juga mengusung pesan moral dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Beberapa kelompok santri membawa poster dan atribut bertuliskan pesan persatuan, toleransi, serta pentingnya menjaga keberagaman. Pesan-pesan tersebut disampaikan secara santun dan kreatif, sehingga mudah diterima oleh masyarakat luas.

Para santri mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan ini. Bagi mereka, karnaval budaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman berharga untuk belajar bekerja sama, berani tampil di depan umum, dan menghargai perbedaan. Persiapan kegiatan ini pun dilakukan dengan serius, mulai dari latihan tari, pembuatan kostum, hingga pengaturan konsep pertunjukan.

Pemerintah setempat dan tokoh masyarakat turut mengapresiasi terselenggaranya karnaval budaya oleh Ponpes Sunan Giri Salatiga. Mereka menilai kegiatan ini mampu mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat, sekaligus menjadi contoh positif bagaimana lembaga pendidikan berbasis keagamaan dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya.

Dengan suksesnya karnaval budaya ini, Ponpes Sunan Giri Salatiga berharap dapat terus menggelar kegiatan serupa di masa mendatang. Selain sebagai agenda tahunan, karnaval ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pesantren lain untuk mengembangkan kegiatan kreatif yang mendidik dan menghibur. Melalui perpaduan nilai agama dan budaya, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, cinta tanah air, dan bangga akan jati diri bangsa.