
Upaya pelestarian seni ukir di Jepara mulai dilakukan secara nyata melalui Program Pelajar Mengukir. Program ini melibatkan putra-putri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah sebagai bagian dari regenerasi pengrajin.
Kegiatan ini bertujuan menjaga keberlangsungan seni ukir Jepara yang telah menjadi identitas budaya daerah. Melalui pelatihan sejak dini, generasi muda diperkenalkan langsung pada teknik dasar hingga nilai filosofi dalam seni ukir.
Para peserta mendapatkan pembinaan dari pengrajin berpengalaman. Mereka diajarkan proses mengukir mulai dari pemilihan bahan, teknik dasar, hingga menghasilkan karya sederhana.
Pemerintah daerah menilai bahwa regenerasi menjadi kunci agar seni ukir tidak hanya menjadi warisan statis. Tanpa adanya penerus, tradisi ini berisiko hanya tersisa sebagai artefak di museum.
Program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni tradisional. Dengan keterlibatan langsung, pelajar dapat memahami bahwa seni ukir memiliki nilai ekonomi sekaligus budaya.
Melalui langkah ini, Jepara berupaya menjaga warisan seni ukir tetap hidup dan berkembang. Regenerasi yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu menciptakan pengrajin baru di masa depan.
