Ribuan pegiat koperasi memadati Stadion Manahan dalam sebuah kegiatan yang mengusung semangat kebangkitan koperasi di Jawa Tengah. Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam mendorong peran koperasi sebagai penggerak ekonomi berbasis gotong royong dan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, mengajak seluruh pelaku koperasi, pemerintah, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekonomi kerakyatan. Menurutnya, koperasi masih memiliki peran strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Koperasi Dinilai Tetap Relevan
Dalam sambutannya, Sumarno menegaskan bahwa koperasi tetap menjadi salah satu fondasi penting dalam sistem ekonomi Indonesia. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan pemerataan manfaat menjadi kekuatan utama koperasi yang tetap relevan menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ia juga mendorong koperasi agar terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan tata kelola sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi para anggotanya.
Gotong Royong Jadi Kunci Penguatan
Semangat gotong royong menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Seluruh pemangku kepentingan diajak bekerja sama untuk memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan daya saing, serta memperluas kontribusinya terhadap perekonomian daerah.
Melalui sinergi yang kuat, koperasi diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di Jawa Tengah.
Dorong Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
Kehadiran ribuan pegiat koperasi di Stadion Manahan mencerminkan besarnya optimisme terhadap masa depan gerakan koperasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekonomi yang berkeadilan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap semangat kebangkitan koperasi terus tumbuh melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Dengan demikian, koperasi dapat terus menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
