Prosesi Ulambana kembali digelar di Yayasan Tjie Lam Tjay, Gang Lombok, Semarang. Dalam tradisi yang telah berlangsung sekitar 25 tahun tersebut, sebanyak 3.600 nama arwah didoakan sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga dan leluhur yang telah meninggal.
Ribuan Nama Arwah Didoakan
Prosesi Ulambana menjadi bagian dari tradisi penghormatan terhadap orang yang telah meninggal. Nama-nama arwah yang didoakan berasal dari keluarga dan leluhur yang ingin dikenang melalui rangkaian doa.
Tahun ini, jumlah nama yang tercatat mencapai 3.600. Prosesi tersebut berlangsung hingga Rabu malam, 9 September 2026, di Yayasan Tjie Lam Tjay, Gang Lombok 60, Semarang.
Tradisi yang Bertahan Selama 25 Tahun
Pelaksanaan Ulambana di tempat tersebut bukan tradisi baru. Kegiatan serupa telah berlangsung sekitar seperempat abad dan terus dipertahankan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
Lamanya tradisi tersebut menunjukkan adanya upaya untuk menjaga hubungan penghormatan kepada leluhur melalui kegiatan keagamaan dan budaya. Prosesi juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk kembali mengenang anggota keluarga yang telah tiada.
Menjadi Ruang untuk Mengenang Leluhur
Bagi keluarga yang mengikuti prosesi, Ulambana tidak hanya berkaitan dengan doa. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengenang orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka.
Ribuan nama yang disebut dalam prosesi menggambarkan banyaknya keluarga yang masih menjaga tradisi penghormatan kepada leluhur. Nilai tersebut kemudian diteruskan melalui keterlibatan generasi berikutnya.
Tradisi dan Kehidupan Masyarakat Semarang
Yayasan Tjie Lam Tjay di kawasan Gang Lombok menjadi salah satu tempat berlangsungnya kegiatan yang berkaitan dengan tradisi masyarakat Tionghoa di Semarang. Pelaksanaan Ulambana turut memperlihatkan keberagaman tradisi yang masih hidup di tengah perkembangan kota.
Selama sekitar 25 tahun, prosesi tersebut terus menjadi bagian dari agenda penghormatan leluhur. Keberlangsungannya memperlihatkan bahwa tradisi lama masih memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat hingga saat ini.
