Kerusakan atap sekolah akibat serangan rayap sejak awal tahun memaksa pihak sekolah melakukan berbagai penyesuaian agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Sebagian ruang kelas tidak lagi dapat digunakan sehingga kegiatan pembelajaran dipindahkan ke ruang darurat yang dipisahkan menggunakan sekat triplek, bahkan sebagian siswa harus belajar di musala.
Meski fasilitas yang tersedia sangat terbatas, pihak sekolah berupaya memastikan kegiatan pendidikan tidak terhenti. Guru dan siswa tetap menjalankan aktivitas belajar dengan menyesuaikan kondisi yang ada sambil menunggu penanganan terhadap bangunan yang rusak.
Pembelajaran Tetap Berlangsung
Keterbatasan ruang tidak mengurangi komitmen sekolah dalam memberikan layanan pendidikan kepada para siswa. Jadwal belajar disesuaikan agar seluruh peserta didik tetap memperoleh kesempatan mengikuti proses pembelajaran.
Pemanfaatan ruang alternatif menjadi solusi sementara untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar sekaligus menghindari risiko penggunaan bangunan yang sudah tidak aman.
Keselamatan Menjadi Prioritas
Kerusakan atap akibat rayap menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga sekolah. Pemindahan kegiatan belajar dilakukan sebagai langkah pencegahan agar siswa dan tenaga pendidik terhindar dari potensi bahaya akibat kondisi bangunan.
Selain memastikan pembelajaran tetap berlangsung, sekolah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan terhadap kerusakan dapat segera dilakukan.
Harapan Perbaikan Segera Terwujud
Warga sekolah berharap perbaikan bangunan dapat segera direalisasikan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung di ruang kelas yang aman dan nyaman. Fasilitas pendidikan yang layak dinilai sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran secara optimal.
Sementara menunggu proses perbaikan, semangat belajar para siswa tetap menjadi kekuatan utama. Kondisi darurat tidak menghentikan aktivitas pendidikan, melainkan menjadi bukti bahwa proses belajar dapat terus berjalan melalui kerja sama antara sekolah, guru, dan seluruh warga sekolah.
